Kamis, 30 Oktober 2008

Kyai Kontroversial

Kasus seorang kyai, sebut saja S, baru-baru ini telah mencuat ke permukaan. Media massa banyak membahas peristiwa yang oleh banyak orang dianggap aneh.
S adalah pengusaha kaya yang mendirikan pondok pesantren di Semarang. Nama beliau menjadi tenar setelah menikahi anak-anak. Rencananya S akan menikah dengan dua anak lainnya setelah sebelumnya menikahi inisial LU, anak yang masih berusia hampir dua belas tahun itu.
Sebenarnya aku tidak ambil pusing dengan apa yang dilakukan kyai nyentrik itu, tetapi yang membuat aku kesal adalah dampak sampingan dari pemberitaan media. Masyarakat (yang anti Islam) menganggap S seorang pedofil dan menyamakannya dengan Rasululloh SAW. Hal tersebut tentu saja termasuk melecehkan Rasul.
Dalam dialog di TV One, pembawa acaranya menanyakan kesamaan antara S dan Nabi Muhammad. Seorang narasumber dari MUI menolak untuk menyamakan S dengan Rasul. Tetapi, jawaban beliau aku rasa kurang memuaskan. Beliau tidak menyebutkan dimana letak perbedaannya.
Aku sedikit kecewa karena narasumber itu tidak menyanggah dengan tuntas pertanyaan yang diajukan itu. Hal ini dapat dijadikan bahan ejekan bagi para musuh Islam.
Di kesempatan yang lain, saat mengetik nama S (bukan inisial) di mesin pencari Google, aku menemukan sebuah forum/tempat diskusi yang membahas topik tentang S. Namun, judul yang diangkat sangat mendiskreditkan Rasululloh SAW. Judul topik (ku ubah dengan inisial)"S Dibilang Pedofilia, Nabi Muhammad pun Juga". Sungguh topik yang menantang aku untuk menjelaskan kebenaran. Aku terlibat dalam adu argumen dengan mereka yang melecehkan nabi. Di forum Malaysia itu, berdasar hadis yang pernah kubaca (yang belum tentu kesahihannya), aku menjelaskan bahwa Rasululloh SAW memang menikahi Aisyah RA pada usia 7 tahun, tetapi beliau mencampurinya saat Aisyah akil balig. Beliau menunggu beberapa tahun lamanya. Sehingga, jika S telah menyetubuhi istrinya yang belum akil balig itu, tentunya beliau berbeda sama sekali dengan Rasululloh SAW. Namun, jika beliau menunggu hingga istrinya akil balig, tindakannya masih dapat kita tolerir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen ya! makasih kakak

Naik Motor dan Kehamilan

Buat pasangan yang sedang berusaha memiliki momongan, tulisan ini mungkin terkesan mengada-ada. Tapi buat saya pribadi, tulisan yang ...