Langsung ke konten utama

Sebuah Ilusi Harga


Kita semua telah mengetahui bahwa harga barang-barang impor dari luar negeri meningkat harganya seiring penurunan nilai tukar rupiah terhadap dollar. dollar bahkan sempat menembus Rp 12.000,00. Yang paling kita rasakan sebagai dampaknya ialah harga barang-barang elektronik impor yang menjadi mahal. Sebelum terjadi pelemahan nilai rupiah terhadap dollar, sebuah laptop berharga sekitar empat juta. Setelah adanya pelemahan nilai tukar, harga laptop itu menjadi sekitar enam juta. Selisih harga yang diciptakan oleh pelemahan mata uang kita ini lumayan besar. Sehingga, sebaiknya untuk saat ini kita tunda dulu untuk mengonsumsi barang-barang impor ini.
Pernahkah kita memikirkan bahwa fenomena kenaikan harga ini ternyata membuat hukum permintaan dan penawaran yang sudah kita kenal menjadi tak berlaku? Hukum permintaan berbunyi, "Harga suatu barang/jasa akan turun jika permintaan turun, dan harga akan naik jika permintaan meningkat (syarat ceteris paribus)". Sementara hukum penawaran berbunyi, "Harga suatu barang/jasa akan naik jika penawaran barang/jasa itu sedikit, dan harga akan turun jika penawarannya meningkat (syarat ceteris paribus)". Dalam kasus kenaikan harga yang disebabkan oleh pelemahan kurs rupiah terhadap dollar maka hukum di atas tidak berlaku (karena keadaan ceteris paribus/faktor-faktor lain yang mempengaruhi harus tetap, tidaklah terjadi).
Krisis keuangan telah membuat permintaan akan barang/jasa menjadi berkurang, tapi harga barang/jasa itu justru meningkat (karena penguatan dollar). Ini diperparah dengan penurunan penawaran karena krisis finansial global (kekurangan modal usaha). Produk mereka pun menjadi sedikit yang laku di pasaran. Hasilnya, industri yang sudah goyah akhirnya ambruk. Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga. Banyak pekerja yang diberhentikan, pabrik banyak yang tutup, dan muncul masalah-masalah lain baik itu sebagai dampak langsung maupun tidak langsung. Krisis di dunia non real (pasar saham) ternyata telah merembet ke dunia yang real.
Di Indonesia permintaan terhadap barang-barang impor relatif sedikit tetapi harga-harga barang tersebut melambung tinggi sekali.
Akhirnya, kita dapat menyimpulkan bahwa harga-harga yang berlaku sekarang (terutama yang berasal dari impor) tidak mencerminkan jumlah permintaan dari para konsumen, suatu ilusi harga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Klaim Asuransi Mobil

Ada banyak ketakutan yang dimiliki oleh pemilik kendaraan, takut dicuri, digores, dirusak, maupun ditabrak. Memiliki kendaraan memang bukan suatu hal yang menguntungkan, bahkan sejatinya merugikan karena nilainya yang terus merosot, serta adanya resiko-resiko dalam penggunaannya. Nah, untuk melindungi mobil Anda dari beberapa resiko tersebut, Anda dapat memanfaatkan jasa asuransi. Pihak asuransi akan meng-handle beberapa resiko, bahkan full risk, tergantung jenis premi yang Anda pilih.

Lalu, setelah Anda secara rutin membayar premi, bagaimanakah bila suatu hari Anda mengalami hari naas sehingga mobil Anda dirusak/tabrakan? Jangan panik karena asuransi akan memperbaiki lagi mobil seperti semula. Anda hanya perlu mengajukan klaim yang biasanya syaratnya: surat keterangan kecelakaan/dicuri dari polsek setempat, surat premi, fotokopi KTP dan STNK.

Datanglah ke penyedia Asuransi Anda, nanti mobil Anda yang penyok akan difoto, lalu ditandai dan diberi keterangan agar pihak bengkel mudah men…

Serangga berkepala capit

Beberapa minggu yang lalu saya menemukan seekor serangga di kamar mandi. Serangga itu mirip jangkrik namun kepalanya memiliki capit. Capitnya berukuran cukup besar bila dibandinhkan dengan proporsi ukuran badannya. Mirip capit pada kalajengking namun terletak di kepala bukan di ekor. Hewan ini sering muncul pada malah hari lewat dari jam 10 malam. Biasanya dia keluqr dari lubang kecil yang ada di dinding kamar mandi. Sampai sekarang saya masih penasaran apa nama serangga tersebut. Apabila ada pembaca yang mengetahui nama serangga itu mohon dapat diinformasikan kepada saya. Saya juga telah mencoba memotret serangga tersebut namun hasilnya buram karena kamera hp tidak memiliki lampu flash. Oleh karenanya saya coba sertakan gambar yang kira-kira mirip dengan bentuk serangga tersebut. Namun sayangnya kemungkinan serangga tersebut sudah tidak ada lagi dikamar mandi karena diinjak oleh tetangga kost.



Update:
Setelah mendapat informasi dari pembaca blog, ternyata serangga ini bernama Ketongg…

Kisah Seram di Kos Mahasiswa

Kisah seram itu sampai ditelingaku dari cerita temanku yang menghuni kos itu. Ia tinggal di kos, sebut saja 'P', sejak tingkat satu. Kos P dulunya adalah kos-kosan untuk mahasiswi tapi karena ada sebuah tragedi menyedihkan yang menghasilkan cerita seram akhirnya dijadikan kos-kosan untuk mahasiswa.

Kisah ini bermula dari beberapa tahun yang lalu. Ada seorang mahasiswi yang kos di tempat itu mengalami depresi. Katanya karena kuliah di STAN. Konon, dahulu perkuliahan di STAN sangat ketat dan berat hingga membuat banyak mahasiswa dan mahasiswi yang stres, bahkan ada yang sudah seperti orang gila. Dari yang pikirannya linglung, hingga yang sudah tidak berbusana lagi alias bugil! Nah, mahasiswi penghuni kos P itu sudah tidak sanggup lagi menjalani kehidupannya. Gadis itu memilih bunuh diri dengan jalan gantung diri untuk mengakhiri hidupnya. Saat gantung diri ia mengenakan baju berwarna merah. Semenjak kematiannya banyak peristiwa menyeramkan muncul di kos ini. Apalagi letak kos P i…