Senin, 15 Desember 2008

Ujian Sebanding dengan Ketakwaan

Pagi ini seperti biasa aku menjemput temanku untuk berangkat kuliah bersama. Ketika sampai di kosnya aku terkejut karena ibu kosnya memberitahuku bahwa temanku itu kemalingan. Tak tanggung-tanggung sebuah laptop merk Toshiba, dua handphone, dan dompet berisi uang raib dibawa sang maling. Kejadiannya saat dia sedang sholat subuh di mushola. Kamarnya dikunci tapi kuncinya diletakkan di filling cabinet di ruang tengah. Begitu kembali dari mushola kamar masih terkunci tapi barang-barang di dalamnya telah lenyap. Tak ada tanda pengrusakan sama sekali. Pencurinya seperti mengetahui kebiasaan menaruh kunci di filling cabinet. Aneh memang, kemungkinan pencurinya orang dalam cukup besar.
Yah, ini adalah musibah baginya. Cobaan yang diberikan oleh Alloh pada hamba-hambanya yang beriman.
Aku mengambil hikmah dari kejadian ini. Ternyata cobaan yang kuhadapi beberapa hari belakangan tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan temanku ini. Nyatalah bahwa tingkat keimanan dan ketakwaannya jauh lebih besar dariku. Setahuku, dia memang sangat rajin beribadah dan belajar agama. Dia juga baik kepada orang lain. Tuhan tak akan menguji seseorang diluar kemampuannya. Aku kagum pada kesabaran yang ditunjukkan temanku itu. Dia masih bisa tersenyum. Sholatnya pun masih tetap seperti biasanya tanpa meninggalkan sholat-sholat sunah. Patut kita teladani dalam menghadapi musibah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen ya! makasih kakak

Naik Motor dan Kehamilan

Buat pasangan yang sedang berusaha memiliki momongan, tulisan ini mungkin terkesan mengada-ada. Tapi buat saya pribadi, tulisan yang ...