Langsung ke konten utama

Tahapan Setelah Lulus STAN

Bagi rekan-rekan pembaca blog ve08, mungkin ada yang sudah mengenal atau bahkan menjadi mahasiswa/lulusan STAN, sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan, tapi bukan STAN yang mau saya ceritakan. Kali ini saya menulis artikel mengenai apa saja sih yang akan ditempuh/dilalui setelah lulus dari STAN?


Dahulu pertanyaan di atas selalu terpikir dalam kepala saya, mengingat saya adalah mahasiswa yang kurang gaul sehingga jarang bertanya pada senior tentang hal tersebut. Jikapun bertanya sering jawaban mereka kurang jelas dan masih membuat saya bingung.
Setelah saya lulus, saya merasakan sendiri situasinya, dan akhirnya melalui tulisan ini ingin memberitahukan hal-hal apa saja yang akan dilalui sesudah diwisuda, tentunya berdasarkan pengalaman saya yang mungkin dari tahun ke tahun berbeda tata caranya.

Langkah pertama yang mesti saya tempuh waktu itu adalah melamar. Bukan melamar gadis ataupun janda, tetapi melamar kerja. Loh, bukankah STAN itu sekolah ikatan dinas? kenapa mesti melamar kerja? Saya juga tidak tahu jawabannya, namun menurut saya melamar hanya merupakan cara formalitas saja, biar sama prosedurnya dengan pencari kerja lainnya. Untuk jurusan saya, Kebendaharaan Negara, ada tiga instansi yang bersedia menampung kami saat itu, yakni; Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Bedanya dengan pelamar kerja lainnya, lamaran dilakukan setelah ada kepastian penempatan instansinya. sehingga kami hanya melamar pada instansi yang memang sudah ditetapkan untuk menerima kami. Setelah menganggur sekitar 1 bulan, diumumkan hasil penempatan lulusan pada tiap-tiap instansi., baru kemudian kami membuat surat lamaran. Ada penempatan yang sesuai dengan keinginannya, ada pula yang tidak. Menurut saya, itu tergantung pada keberuntungan (karena diacak) serta ranking kita pada saat lulus. Karena penetapan instansi saya adalah di Kementerian Keuangan, maka saya pun menulis surat lamaran yang ditujukan pada Menteri Keuangan. Format lamarannya mencontoh pada surat lamaran tahun sebelumnya.

Kementerian Keuangan terdiri dari bermacam unit eselon I (Direktorat Jenderalnya) atau bahasa perusahaannya disebut divisi, sehingga saya pun masih harus menunggu lagi pembagian unit eselon I. Beberapa hari kemudian baru saya menerima penempatan tersebut. Untuk jurusan saya, ternyata direktorat jenderal/eselon I yang menerima ialah; Sekretariat Jenderal (Sekjen), Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Ditjen Pengelolaan Utang (DJPU), Ditjen Anggaran (DJA), Ditjen Perimbangan Keuangan (DJPK), Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). Setelah pengumuman unit eselon I, saya masih menunggu panggilan kerja dari unit yang menerima saya. Sekitar dua minggu kemudian baru saya berangkat ke Jakarta untuk melapor bersama-sama dengan teman-teman yang unitnya sama dengan saya. Setelah itu kami langsung masuk kerja sebagai honorer atau istilahnya pegawai harian. Kami belum digaji dan hanya menerima honor walaupun hingga kini honor saya belum cair karena pengajuannya terlambat.

Yang kami tunggu-tunggu saat ini adalah turunnya SK CPNS, yang akan membuat status kami bukan lagi sebagai pegawai harian. Tahapan dari pegawai harian menjadi CPNS harus melalui ujian dinas prajabatan. Setelah diangkat sebagai CPNS maka dalam waktu minimal satu tahun dan maksimal dua tahun, insya Alloh akan diangkat menjadi pegawai tetap.

Demikianlah sedikit cerita mengenai tahapan-tahapan apa saja yang akan ditapaki setelah para mahasiswa lulus dari kampus STAN, mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca.

(copyright@ve08.blogspot.com "Tahapan Setelah Lulus STAN")

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Klaim Asuransi Mobil

Ada banyak ketakutan yang dimiliki oleh pemilik kendaraan, takut dicuri, digores, dirusak, maupun ditabrak. Memiliki kendaraan memang bukan suatu hal yang menguntungkan, bahkan sejatinya merugikan karena nilainya yang terus merosot, serta adanya resiko-resiko dalam penggunaannya. Nah, untuk melindungi mobil Anda dari beberapa resiko tersebut, Anda dapat memanfaatkan jasa asuransi. Pihak asuransi akan meng-handle beberapa resiko, bahkan full risk, tergantung jenis premi yang Anda pilih.

Lalu, setelah Anda secara rutin membayar premi, bagaimanakah bila suatu hari Anda mengalami hari naas sehingga mobil Anda dirusak/tabrakan? Jangan panik karena asuransi akan memperbaiki lagi mobil seperti semula. Anda hanya perlu mengajukan klaim yang biasanya syaratnya: surat keterangan kecelakaan/dicuri dari polsek setempat, surat premi, fotokopi KTP dan STNK.

Datanglah ke penyedia Asuransi Anda, nanti mobil Anda yang penyok akan difoto, lalu ditandai dan diberi keterangan agar pihak bengkel mudah men…

Serangga berkepala capit

Beberapa minggu yang lalu saya menemukan seekor serangga di kamar mandi. Serangga itu mirip jangkrik namun kepalanya memiliki capit. Capitnya berukuran cukup besar bila dibandinhkan dengan proporsi ukuran badannya. Mirip capit pada kalajengking namun terletak di kepala bukan di ekor. Hewan ini sering muncul pada malah hari lewat dari jam 10 malam. Biasanya dia keluqr dari lubang kecil yang ada di dinding kamar mandi. Sampai sekarang saya masih penasaran apa nama serangga tersebut. Apabila ada pembaca yang mengetahui nama serangga itu mohon dapat diinformasikan kepada saya. Saya juga telah mencoba memotret serangga tersebut namun hasilnya buram karena kamera hp tidak memiliki lampu flash. Oleh karenanya saya coba sertakan gambar yang kira-kira mirip dengan bentuk serangga tersebut. Namun sayangnya kemungkinan serangga tersebut sudah tidak ada lagi dikamar mandi karena diinjak oleh tetangga kost.



Update:
Setelah mendapat informasi dari pembaca blog, ternyata serangga ini bernama Ketongg…

Kisah Seram di Kos Mahasiswa

Kisah seram itu sampai ditelingaku dari cerita temanku yang menghuni kos itu. Ia tinggal di kos, sebut saja 'P', sejak tingkat satu. Kos P dulunya adalah kos-kosan untuk mahasiswi tapi karena ada sebuah tragedi menyedihkan yang menghasilkan cerita seram akhirnya dijadikan kos-kosan untuk mahasiswa.

Kisah ini bermula dari beberapa tahun yang lalu. Ada seorang mahasiswi yang kos di tempat itu mengalami depresi. Katanya karena kuliah di STAN. Konon, dahulu perkuliahan di STAN sangat ketat dan berat hingga membuat banyak mahasiswa dan mahasiswi yang stres, bahkan ada yang sudah seperti orang gila. Dari yang pikirannya linglung, hingga yang sudah tidak berbusana lagi alias bugil! Nah, mahasiswi penghuni kos P itu sudah tidak sanggup lagi menjalani kehidupannya. Gadis itu memilih bunuh diri dengan jalan gantung diri untuk mengakhiri hidupnya. Saat gantung diri ia mengenakan baju berwarna merah. Semenjak kematiannya banyak peristiwa menyeramkan muncul di kos ini. Apalagi letak kos P i…