Jumat, 21 Agustus 2009

Al-Qaida Boneka Amerika?

Seperti yang telah saya tuliskan di postingan sebelumnya yang berjudul "Israel Dibalik Jihad", mungkinkah Al-Qaida itu sebenarnya adalah boneka AS untuk mengadu domba umat Islam? Saya melihat politik yang dijalankan oleh Amerika Serikat dan sekutunya persis seperti yang dilakukan Belanda ketika menjajah Indonesia yakni memakai taktik Devide et Empera yang artinya memecah belah untuk kemudian menguasai. Hal itulah yang terjadi sekarang pada umat Islam.


Amerika Serikat sengaja menciptakan organisasi radikal yang selain mampu memecah umat Islam menjadi dua, radikal dan moderat, juga mampu membuat citra Islam menjadi buruk dimata dunia. Organisasi itu bernama Al-Qaida. Dari sejarah terciptanya Al-Qaida mulanya organisasi ini dibentuk Amerika Serikat dengan tujuan mengambil kekuasaan dari tangan Uni Soviet yang saat itu menjajah Afghanistan. Tujuan ini akhirnya berhasil dengan gemilang, Uni Soviet pun akhirnya menyerah dan pergi dari Afghanistan. Namun dalam perkembangannya, politik luar negeri AS berubah sejalan perubahan kepala negara dinegara serikat tersebut. Perubahan politik tersebut sangat tampak ketika George W Bush menjadi presiden. Konon arah kebijakan politik luar negeri di masa George W Bush ditentukan oleh tujuan pribadi segelintir pejabat penting di AS yaitu untuk menguasai tambang minyak di Afghanistan maupun Irak. Dengan dalih perang melawan teror, maka AS pun membasmi Taliban yang memegang kekuasaan yang sah di Afghanistan. Al-Qaida yang dituding berada dibalik Taliban pun disebut sebagai organisasi teroris, ini seperti berbalik menyerang rekannya sendiri. Bahasa kasarnya Amerika Serikat telah berkhianat pada Al-Qaida. Hal itu pula yang terjadi pada Saddam Hussein yang dulunya juga sahabat Amerika Serikat. Hanya bedanya, Saddam Husein benar-benar dihabisi sementara Osama bin Laden, tokoh wahid Al-Qaida, sepertinya dibiarkan menjadi sosok yang misterius yang masih bebas hingga kini. Muncul dugaan bahwa sebenarnya Osama bin Laden itu orang Yahudi yang diposisikan oleh AS menjadi pimpinan organisasi radikal itu apalagi kita tahu jika Osama pernah menjadi pemilik saham dari perusahaan keluarga Bush. Kita tentu tak perlu meragukan kepintaran Yahudi dalam menguasai dan mempelajari isi Al-Quran. Bahkan hadis-hadis Rasululloh pun dipelajari untuk kemudian dipelintirkan sehingga muncul banyak hadis-hadis palsu. Penguasaan atas Quran itulah yang bisa menjadi modal untuk menghasut umat muslim untuk berbuat anarkhis tanpa dalil yang benar. Hal itu menimbulkan kecurigaan jika Noordin M Top, gembong teroris nomor satu di Indonesia, merupakan salah satu hasil didikan dari Al-Qaida, atau bisa juga ia merupakan intel asing yang diciptakan untuk mengacaukan Indonesia. Menurut saya, kecurigaan yang pertamalah yang lebih kuat karena Noordin M Top diberitakan pernah menjadi santri di suatu pondok pesantren di Malaysia. Bisa saja pondok pesantren itu merupakan pabrik Al-Qaida dalam melahirkan kader-kader radikal baru.


Dugaan bahwa Al-Qaida adalah boneka AS semakin kuat tatkala dikabarkan jika Al-Qaida berusaha menguasai Gaza dan merebut kekuasaan dari HAMAS. Al-Qaida menciptakan "cabang" di Gaza dengan nama Jundul Anshorulloh. Kelompok ini langsung menguasai sebuah mesjid di Gaza dan menolak untuk mengakui pemerintahan HAMAS di Gaza yang notabene didukung mayoritas masyarakat di sana. Pimpinannya bahkan mengancam akan menyerang HAMAS jika diserang terlebih dahulu. Mereka mendeklarasikan berdirinya "Emirat Islam" di Gaza. Kelompok tersebut bersenjata bahkan ada yang memakai rompi bom untuk berjaga-jaga dari HAMAS. Namun syukurlah, kepolisian HAMAS berhasil menghancurkan kelompok tersebut dan membunuh pimpinannya dalam sebuah penyergapan. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan; mengapa Al-Qaida harus menguasai Gaza? Mengapa mereka tidak menguasai Tepi Barat Palestina yang dikuasai Fatah, sekutu AS? Jika memang benar-benar ingin berjihad seharusnya mereka menguasai terlebih dahulu Tepi Barat karena di situ berdiri Mesjid Al-Aqso yang sedang dalam ancaman kehancuran. Tetapi mengapa Gaza yang mereka pilih? Wallohu a'lam bishowab


(copyright@ve08.blogspot.com "Al-Qaida Boneka Amerika?")

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen ya! makasih kakak

Naik Motor dan Kehamilan

Buat pasangan yang sedang berusaha memiliki momongan, tulisan ini mungkin terkesan mengada-ada. Tapi buat saya pribadi, tulisan yang ...