Langsung ke konten utama

Ingin Komplain Didengar? Tulis Surat Saja!

Kita pasti pernah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan produk/barang yang kita miliki. Apalagi kalo barang tersebut baru saja kita beli, lalu tiba-tiba rusak sehingga kita merasa dirugikan karena tidak dapat memanfaatkan produk itu.

Bila hal itu pernah terjadi pada diri Anda, utamanya yang berhubungan dengan barang-barang yang dijual di pasaran, Anda perlu untuk melakukan komplain terhadap produsen/penjual barang tersebut. Namun terkadang, keluhan kita hanya didengar sebelah telinga alias tidak ditanggapi, sehingga kita malah bertambah kesal, barang rusak ditambah dengan pelayanan yang buruk. Cara yang paling ampuh agar keluhan/komplain kita didengar untuk kemudian ditindaklanjuti adalah dengan mengirimkan surat pembaca ke media, baik cetak maupun elektronik. Lebih disarankan menggunakan media yang sudah ternama semisal Kompas, Republika, Media Indonesia untuk media cetak, dan Kompas.com, detik.com, okezone.com untuk media elektronik.

Keluhan yang ditampilkan di media tersebut biasanya mudah dipantau oleh pihak yang kita komplain. Sebaiknya hindari mengeluhkan permasalahan lewat blog atau email karena salah-salah malah dianggap mencemarkan nama baik. Dalam mengirimkan surat pembaca pun ada aturannya, ceritakan kronologis permasalahan yang sebenarnya, sebaiknya catat waktu kejadian misalnya waktu HP Anda tiba-tiba hang, hari ketika pelayan sebuah toko tidak ramah pada Anda, dan sebagainya. Jangan terlalu memojokkan pihak yang kita "gugat" di media, tulis keluhan dengan berimbang, artinya sebutkan kekurangan dan kelebihan barang/produk/pelayanan mereka. Setelah mengeluhkan masalah, sebaiknya puji pihak yang kita komplain dengan kata-kata bernada agak sinis, misal "Kami percaya dengan kredibilitas PT XXX, sehingga mohon permasalahan saya segera diselesaikan", atau Anda bisa memilih kalimat yang lain, intinya memotivasi agak pihak tersebut mau mendengar komplain Anda. Biasanya, untuk produsen besar dan cukup dikenal masyarakat, mereka akan segera menghubungi Anda lewat telepon untuk mendengar keluhan secara langsung. Produsen yang baik akan menanggapi dan menyelesaikan permasalahan hingga tuntas.

Lalu bagaimana cara untuk mengirimkan surat pembaca? mudah saja tinggal tulis surat di secarik kertas, jelaskan problem Anda, lalu kirim ke alamat yang tertera di koran/majalah itu. Lengkapi semua syarat-syaratnya, misal melampirkan fotocopy KTP dan sebagainya. Lebih mudah lagi bila Anda menulis surat pembaca di media online/elektronik. Anda tinggal masuk ke web media tersebut lalu menulis surat keluhan Anda. Untuk Kompas.com ada persyaratan scan KTP sebelum surat Anda disetujui untuk ditayangkan di halamannya, sedangkan untuk Detik.com tidak mensyaratkan apa-apa, sedikit lebih praktis. Tapi bila Anda tidak punya alat scan, Anda bisa memotret KTP Anda dengan kamera HP biasa, lalu kirim gambarnya ke Kompas.com. Walau gambar KTP-nya kurang jelas (bahkan mungkin tak terbaca), Kompas.com akan meluluskan surat pembaca kita (berdasarkan pengalaman saya kemarin). Mudah-mudahan setelah surat Anda ditampilkan, keluhan Anda akan segera diselesaikan hingga tuntas oleh pihak yang berwenang.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Klaim Asuransi Mobil

Ada banyak ketakutan yang dimiliki oleh pemilik kendaraan, takut dicuri, digores, dirusak, maupun ditabrak. Memiliki kendaraan memang bukan suatu hal yang menguntungkan, bahkan sejatinya merugikan karena nilainya yang terus merosot, serta adanya resiko-resiko dalam penggunaannya. Nah, untuk melindungi mobil Anda dari beberapa resiko tersebut, Anda dapat memanfaatkan jasa asuransi. Pihak asuransi akan meng-handle beberapa resiko, bahkan full risk, tergantung jenis premi yang Anda pilih.

Lalu, setelah Anda secara rutin membayar premi, bagaimanakah bila suatu hari Anda mengalami hari naas sehingga mobil Anda dirusak/tabrakan? Jangan panik karena asuransi akan memperbaiki lagi mobil seperti semula. Anda hanya perlu mengajukan klaim yang biasanya syaratnya: surat keterangan kecelakaan/dicuri dari polsek setempat, surat premi, fotokopi KTP dan STNK.

Datanglah ke penyedia Asuransi Anda, nanti mobil Anda yang penyok akan difoto, lalu ditandai dan diberi keterangan agar pihak bengkel mudah men…

Serangga berkepala capit

Beberapa minggu yang lalu saya menemukan seekor serangga di kamar mandi. Serangga itu mirip jangkrik namun kepalanya memiliki capit. Capitnya berukuran cukup besar bila dibandinhkan dengan proporsi ukuran badannya. Mirip capit pada kalajengking namun terletak di kepala bukan di ekor. Hewan ini sering muncul pada malah hari lewat dari jam 10 malam. Biasanya dia keluqr dari lubang kecil yang ada di dinding kamar mandi. Sampai sekarang saya masih penasaran apa nama serangga tersebut. Apabila ada pembaca yang mengetahui nama serangga itu mohon dapat diinformasikan kepada saya. Saya juga telah mencoba memotret serangga tersebut namun hasilnya buram karena kamera hp tidak memiliki lampu flash. Oleh karenanya saya coba sertakan gambar yang kira-kira mirip dengan bentuk serangga tersebut. Namun sayangnya kemungkinan serangga tersebut sudah tidak ada lagi dikamar mandi karena diinjak oleh tetangga kost.



Update:
Setelah mendapat informasi dari pembaca blog, ternyata serangga ini bernama Ketongg…

Kisah Seram di Kos Mahasiswa

Kisah seram itu sampai ditelingaku dari cerita temanku yang menghuni kos itu. Ia tinggal di kos, sebut saja 'P', sejak tingkat satu. Kos P dulunya adalah kos-kosan untuk mahasiswi tapi karena ada sebuah tragedi menyedihkan yang menghasilkan cerita seram akhirnya dijadikan kos-kosan untuk mahasiswa.

Kisah ini bermula dari beberapa tahun yang lalu. Ada seorang mahasiswi yang kos di tempat itu mengalami depresi. Katanya karena kuliah di STAN. Konon, dahulu perkuliahan di STAN sangat ketat dan berat hingga membuat banyak mahasiswa dan mahasiswi yang stres, bahkan ada yang sudah seperti orang gila. Dari yang pikirannya linglung, hingga yang sudah tidak berbusana lagi alias bugil! Nah, mahasiswi penghuni kos P itu sudah tidak sanggup lagi menjalani kehidupannya. Gadis itu memilih bunuh diri dengan jalan gantung diri untuk mengakhiri hidupnya. Saat gantung diri ia mengenakan baju berwarna merah. Semenjak kematiannya banyak peristiwa menyeramkan muncul di kos ini. Apalagi letak kos P i…