Postingan

Ayam Bangkai Dijual Sekitar STAN!

Waspadalah bagi rekan-rekan mahasiswa bila membeli makanan di warung nasi karena telah dicurigai adanya warung yang menjual ayam bangkai sekitar STAN! Tepatnya di kampung Sarmili. Kecurigaan tersebut berawal dari ketelitian seorang temanku yang membeli makan malam di warung di lingkungan kampung mahasiswa itu. Temanku ini membeli menu lauk ayam goreng. Ia merasakan ada keanehan dalam ayam goreng yang dibeli. Warna ayam itu kecoklatan seperti pernah ada darah yang keluar. Tulang ayam itupun remuk, kemungkinan hancur karena benturan. Itulah yang membuat temanku berpendapat bahwa ayam itu mati tidak wajar! Atas pengalaman itu ia berusaha untuk tidak memilih menu ayam lagi di warung itu, namun ia tidak menceritakan mengenai isu ayam bangkai ini pada orang banyak agar tidak menciptakan keresahan. Lauk ayam memang enak sehingga harganya pun relatif lebih mahal dibandingkan lauk lainnya tapi bagaimana dengan ayam bangkai? Mungkin ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil untung lebih deng...

Terobosan Indosat dengan Voucher 5 Ribunya

Seperti para operator lainnya, Indosat tak mau ketinggalan untuk bermain di pangsa GPRS. Mereka, baru-baru ini, telah meluncurkan program internet via GPRS bernama M2 (mungkin singkatan dari MultiMedia). Program itu terbagi menjadi dua jenis yakni program voucher lima ribu dan program registrasi. Program registrasi pun terbagi menjadi Limited Acces dan Unlimited Acces. Kemarin, aku mencoba menggunakan internet dengan membeli voucher 5 ribu. Dengan voucher yang berisi pulsa khusus internet senilai lima ribu tersebut kita akan mendapatkan jatah waktu 250 menit. Jadi, voucher 5 ribu itu = 4 jam lebih 10 menit. Sekilas memang nampaknya biaya internet yang ditawarkan Indosat (Mentari maupun IM3) sangat murah, kira-kira sebesar Rp 1200 per jamnya. Namun bila kita menyadari, harga yang ditawarkan adalah lebih dari harga tersebut. Jangan lupa bahwa harga vouchernya sendiri adalah Rp 6000 sehingga jika ditotal harganya akan menjadi sekitar Rp 1500/jam. Yah, memang sangat murah untuk ukuran bia...

Pembantaian Massal di Gaza

Gambar
Sudah beberapa hari ini kita melihat sebuah tragedi kemanusiaan terbesar abad ini yakni pembunuhan warga sipil oleh Israel. Dengan dalih membasmi kelompok perlawanan HAMAS, mereka menembaki penduduk sipil tak berdosa. Lebih dari itu, mereka juga menghalang-halangi pertolongan yang akan diberikan pada warga yang terluka. Parahnya lagi mereka menyerang para relawan yang akan menolong termasuk staf PBB pun tak luput dari sasaran. Wartawan juga menjadi korban kebrutalan Israel. Mungkin kalian sudah sering mendengar berita di atas. Berita ini sudah tersebar ke seantero dunia. Alhamdulillah kini para pihak yang bertikai, Israel dan HAMAS sudah mengadakan gencatan senjata sehingga kondisi di Gaza sudah lebih baik. Perang yang telah memakan korban lebih dari 1200 penduduk Gaza dan 13 dari pihak Israel mulai menunjukkan tanda-tanda berhenti. Meskipun para pihak yang berperang telah mengumumkan gencatan senjata tapi serangan-serangan masih terjadi walau dengan intensitas rendah. Di lihat dari tu...

Kapan Giliranku?

Gambar
Pagi tadi, sekitar pukul 9 WIB, aku disuruh mengantar ibu dan Pak Dhe ke pesta perkawinan saudara sepupu perempuan. Hujan gerimis yang sejak malam turun masih awet hingga pagi. Turun dari mobil kami dijemput payung. Ternyata keadaan masih sepi. Tamu yang datang baru seorang dua orang. Aku duduk di depan panggung tempat pengantin. Setelah beberapa saat duduk, datang juga snack dan teh botol. Lumayan untuk mengganjal perut karena belum sarapan. Menjelang siang tibalah acara akad nikah yang nantinya langsung dilanjutkan dengan pesta. Alhamdulillah, akad nikah berjalan lancar tanpa pengulangan ucapan. Ketika akad nikah selesai, tamu mulai banyak berdatangan. Disaat itu tiba-tiba tamu yang duduk di belakangku pada gaduh. Mereka yang kesemuanya pria seperti meributkan sesuatu. Saat kumenoleh ke samping, ternyata ada cewek cantik datang. Sekilas mirip VJ Marisa tapi masih anak-anak. Oh, para cowok di belakangku meributkan dia toh. Setelah bu dheku menjelaskan, cewek cantik itu ternyata masi...

Liburan Semu

Gambar
Hari ini, aku dan kedua orangtuaku mau ke Kudus. Orangtuaku datang ke Tangerang sejak tiga hari yang lalu. Ada suatu urusan di Jakarta, setelah urusan selesai mereka mampir ke kosku sekalian menjemputku. Aku akan menjalani liburan akhir tahun di kampung halaman, Kudus hingga 4 Januari tahun depan. Ini adalah liburan yang berbeda dengan liburan yang biasanya. Waktu liburan harus diisi dengan belajar, belajar, dan belajar karena ketika masuk harus langsung menghadapi ujian tengah semester (UTS). Bagiku liburan kali ini semu, namanya liburan biasanya dipakai untuk bersantai, memanjakan diri. Tetapi, liburan menjelang UTS ini justru membuat pikiran berat, membaca materi dan memahami begitu seharusnya yang perlu kulakukan. Nampaknya, aku tidak boleh terjebak dalam liburan. Ini adalah bentuk karantina layaknya seseorang yang dipersiapkan untuk menghadapi perlombaan. Tak hanya mencoba menguasai materi yang akan diujikan, tapi juga melatih mengendalikan diri, bersabar dari hidup senang-senang....

Kekalahan Timnas karena Kesalahan Pelatih

Menyakitkan memang, kekalahan timnas sepakbola kita dari Thailand semalam, dipertandingan pertama membuat Indonesia sangat sulit untuk melaju ke final AFF Cup karena dipertemuan kedua harus bermain di depan publik Thailand. Kekalahan 1-0 ini masih menyisakan kontroversi karena Indonesia sebenarnya mungkin mampu menyamakan kedudukan jika wasit melihat handsball pemain Thailand di kotak penalti. Benny Dolo dan sejumlah pemain telah memprotes keras keputusan wasit yang tak memberikan hadiah penalti, tapi tetap saja keputusan wasit tak bisa diganggu gugat. Permainan timnas sebetulnya cukup mampu mengimbangi permainan Thailand, bahkan di akhir-akhir pertandingan kita dapat mengurung pertahanan lawan. Gol tunggal Thailand dicetak lewat sundulan Theratep Dangda. Sejumlah aksi pemain Thailand berkali-kali membahayakan gawang Markus Horison yang menyebabkan kiper jangkung ini harus jatuh bangun menahan gempuran. Sudah sejak awal AFF Cup dimulai aku memprediksi timnas Indonesia tak akan berhasil...

Ujian Sebanding dengan Ketakwaan

Pagi ini seperti biasa aku menjemput temanku untuk berangkat kuliah bersama. Ketika sampai di kosnya aku terkejut karena ibu kosnya memberitahuku bahwa temanku itu kemalingan. Tak tanggung-tanggung sebuah laptop merk Toshiba, dua handphone, dan dompet berisi uang raib dibawa sang maling. Kejadiannya saat dia sedang sholat subuh di mushola. Kamarnya dikunci tapi kuncinya diletakkan di filling cabinet di ruang tengah. Begitu kembali dari mushola kamar masih terkunci tapi barang-barang di dalamnya telah lenyap. Tak ada tanda pengrusakan sama sekali. Pencurinya seperti mengetahui kebiasaan menaruh kunci di filling cabinet. Aneh memang, kemungkinan pencurinya orang dalam cukup besar. Yah, ini adalah musibah baginya. Cobaan yang diberikan oleh Alloh pada hamba-hambanya yang beriman. Aku mengambil hikmah dari kejadian ini. Ternyata cobaan yang kuhadapi beberapa hari belakangan tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan temanku ini. Nyatalah bahwa tingkat keimanan dan ketakwaannya jauh lebih b...